12 Alasan Kenapa Anda Akan Merasa Bahagia Meskipun Tinggal di Rumah Kecil

bahagia meskipun tinggal di rumah kecil
Gambar : scene dari “Little house on the prairie”

Apa yang menyebabkan orang tetap merasa bahagia meskipun tinggal di rumah kecil?

Saya ingin bertanya, jika jumlah uang tak lagi jadi masalah untuk membeli rumah, mana yang akan anda beli: rumah besar atau rumah kecil?

Jawab dengan jujur, pasti anda akan memilih rumah yang besar, iya kan? Hehe

Saya sudah mensurvey 10 orang yang saya temui hari ini sebelum artikel ini saya buat, dan 8 orang dari mereka memilih rumah besar.

Mungkin hasil survey saya cuma kebetulan tapi saya yakin ini bisa mewakili pikiran sebagian besar orang.

 

Setiap orang selalu ingin yang besar

Setiap kita tentu menginginkan yang lebih baik, setuju ??

Pandangan orang saat ini adalah, rumah yang lebih besar pasti lebih baik daripada rumah yang lebih kecil. Anda setuju?

Rumah yang lebih besar tentu lebih lega.

Anda bisa menerima banyak tamu atau saudara. Mereka bisa menginap kapanpun mereka suka.

Anda bisa memiliki ruangan yang lega. Tidak sumpek, lapang, bisa ngapa-ngapain sesukanya…

Benarkah seperti itu?

perawatan rumah besar lebih ribet
Perawatan rumah besar lebih ribet

Padahal sebenarnya ada banyak konsekwensi yang akan mengikuti jika kita tinggal di rumah besar.

Perawatan lebih ribet, capek bersih-bersih, dan yang pasti harganya jauh lebih mahal.

 

Alasan kenapa orang lebih suka beli rumah yang lebih besar

Ada beberapa alasan yang dipakai oleh orang-orang ketika mereka akhirnya memutuskan untuk membeli rumah besar yaitu:

  • Mereka ingin pindah kerumah yang lebih besar ( jadi rumah sebelumnya kecil)
  • Mereka mendapatkan promosi dan karir yang menanjak di tempat kerja
  • Mereka berhasil diyakinkan oleh agen penjual rumah bahwa mereka bisa membelinya.
  • Mereka ingin dipandang lebih berharga oleh tetangga sekitar
  • Mereka berpikir bahwa rumah yang besar adalah rumah impian mereka.

Jadi sudah menjadi pandangan umum bahwa gaya hidup seseorang harus meningkat.

Mereka harus punya rumah yang lebih besar, mobil yang lebih mewah dan apapun yang serba lebih dari sebelumnya.

Tidak ada nasehat yang mengajarkan agar kita memilih yang lebih kecil, lebih sederhana, dan semua kebalikan dari yang besar-besar.

Padahal jika kita urai lebih dalam lagi, ada banyak kelebihan yang bisa kita dapatkan dari rumah kecil.

 

Inilah 12  kelebihan yang bisa kita dapatkan dari rumah kecil

Ketika kita memiliki rumah kecil, ada beberapa kelebihan yang bisa kita dapatkan :

1. Mudah perawatan

Mudah perawatan. Itu pasti.

Bayangkan jika anda tinggal di rumah yang besar, atau bahkan bertingkat tinggi, pasti akan kesulitan saat membetulkan genting yang bocor. Kebocoran pada rumah kecil tentu lebih mudah diperbaiki.

Jika anda bosan dengan warna cat yang lama, maka anda bisa lebih mudah menggantinya pada rumah yang kecil.

Juga perawatan rumah yang lain seperti air mampet atau membasmi tikus.

 

2. Butuh waktu bersih-bersih yang lebih singkat

rumah kecil lebih mudah dibersihkan
bersih-bersih rumah jadi menyenangkan
sumber gambar : http://www.freedigitalphotos.net

Tidak diperlukan waktu yang lama untuk melakukan pembersihan teratur pada rumah kecil.

Setiap hari tentunya anda meluangkan waktu untuk bersih-bersih rumah seperti menyapu dan mengepel. Jika jumlah ruang di rumah anda tidak banyak dan tidak terlalu luas, tentu akan lebih cepat membersihkannya. Anda sepakat?

 

3. Lebih murah

Harga beli rumah yang kecil juga pastinya lebih mudah dijangkau daripada rumah yang besar. Dengan bujed yang sudah anda kumpulkan anda sudah bisa beli rumah. Tidak perlu menahan diri dan menabung lebih lama lagi untuk mendapatkan rumah besar.

Karena harganya lebih murah maka impian anda untuk memiliki rumah sendiri bisa lebih mudah terwujud.

 

4. Cicilan lebih ringan dan resiko lebih kecil

Karena harganya lebih murah maka cicilan rumah juga pasti lebih ringan dan resikonya juga lebih kecil.

Apa-apa sekarang mahal. Kalau tidak bijak dalam mengatur keuangan bisa-bisa jatuh bangkrut karena pengeluaran lebih besar daripada pemasukan.

Dengan cicilan rumah yang lebih ringan maka beban anda pun jadi lebih ringan.

 

5. Pikiran kita jadi lebih bebas

rumah kecil membebaskan pikiran
Sumber gambar : www.mindvalley.com

Saya punya seorang teman yang punya sebuah rumah besar di pusat kota. Rumahnya cukup bagus dan kelihatan sekali kalau dia sangat bangga dengan rumahnya.

Tapi sayanganya jika kami sedang bepergian keluar kota, dia selalu gelisah memikirkan rumahnya. Apalagi ketika banyak muncul berita perampokan pada rumah-rumah yang ditinggal pergi penghuninya.

Berbeda dengan saya yang punya rumah kecil. Bukannya saya tidak pikiran , tetapi saya lebih tenang.

Yang namanya maling pasti tidak berharap banyak pada rumah yang kecil dan sedernana. Logis kan?

6. Dampak lingkungan yang lebih kecil

Kalau ini menyangkut isu penyelamatan bumi dari kerusakan lingkungan. Ceile..

Tapi ini fakta kalau rumah yang kecil pasti limbahnya lebih kecil.

Rumah yang besar mestinya memiliki kamar mandi yang lebih banyak, bisa 2,3, 4 dan seterusnya. Sampah yang dihasilkan juga lebih besar karena penghuninya lebih banyak.

Jadi, rumah kecil lebih ramah lingkungan daripada rumah besar.

 

7. Punya waktu senggang lebih banyak

Karena perawatannya lebih mudah dan bersih-bersihnya tidak terlalu lama, maka kita bisa punya waktu senggang yang lebih banyak.

<Jangan bicarakan soal pembantu rumah tangga, itu lain soal. Ini tentang kemandirian – sebuah sisi positif yang kita bisa dapat karena bisa mengerjakan segala sesuatunya sendiri pada rumah kecil.>

Setelah urusan kebersihan rumah beres anda bisa memanfaatkan untuk yang lain. Bersantai atau meningkatkan produktifitas.

 

8. Mempererat komunikasi antar anggota keluarga

Ngerasa nggak kalau tinggal dirumah kecil, kita bisa lebih dekat dan mudah berkomunikasi dengan anggota keluarga yang lain. Yah, ini bisa terjadi karena kita sering bertemu dan melakukan beberapa kegiatan pada ruangan yang sama.

Komunikasi keluarga yang terjalin baik akan membuat hati lebih lapang meskipun berada dirumah yang kecil… 🙂

 

9. Mengkondisikan kita untuk berhemat

Jika sedang jalan-jalan di mall orang yang tinggal dirumah kecil pasti tidak akan mudah berpikir untuk memiliki barang-barang baru atau diskon yang ditawarkan secara menggiurkan.

Memang mau ditaruh dimana lagi kalau rumahnya kecil ?

Dengan demikian dompet kita lebih aman terkendali.

 

10. Mendidik kita untuk tidak menimbun barang yang tidak perlu

Saya paling jengkel dengan ibu-ibu yang suka membeli barang-barang tanpa berpikir panjang. Mungin barang-banrang itu punya manfaat tapi bukan suatu hal yang mendesak dan menjadi kebutuhan. Alhasil barang-barang itu menumpuk dan bikin penuh ruangan.

Belum lagi barang-barang yang sudah tidak terpakai namun sayang kalau dibuang.

Jika tinggal di rumah kecil maka kita akan mendisiplinkan diri untuk tidak menimbun barang-barang yang tidak perlu. Jual saja di toko bagus atau bagikan kepada orang lain yang lebih membutuhkannya.

 

11. Dekorasi yang lebih simple

interior minimalis pada rumah kecil
sumber gambar : thearepa.com

Penataan ruang pada rumah kecil pasti jauh lebih simple.

Ini sesuai dengn gaya rumah yang saya sukai : rumah minimalis.

Kita tidak perlu memaksakan diri dengan banyak ornamen.

Ada banyak keindahan yang bisa dihasilkan dari bentuk-bentuk sederhana dan bisa kita aplikasikan pada rumah berukuran kecil.

 

12. Lebih mudah dijual kembali

Mungkin ini adalah kelebihan yang paling terakhir yang bisa anda ambil manfaatnya dari rumah kecil. Jika anda masih menyukainya sih kalau bisa jangan. Tapi jika anda berniat menjual rumah, maka menjual rumah kecil pasti lebih mudah daripada menjual rumah besar.

Pangsa pasar rumah kecil jauh lebih banyak daripada rumah besar.

Apalagi jika anda bisa meningkatkan kualitas desainnya. Anda bisa melepaskannya dengan harga yang lebih bagus.

 

Saya Merasa Bahagia Meskipun Tinggal di Rumah Kecil

Jadi, apakah anda masih bermimpi-mimpi untuk memiliki rumah besar? Tentu ini adalah hak anda. Saya tidak punya kuasa untuk mengaturnya.

Ini hanyalah sebuah wacana bahwa kita masih bisa mensyukuri dan hidup bahagia meskipun tinggal di rumah kecil.

Gaya hidup dan semangat untuk mengkondisikan rumah agar selalu nyaman tentu juga sangat berpengaruh.

Dan ide ini mungkin agak kontradiktif dengan profesi saya sebagai pendesain rumah. Mendesain rumah besar tentu lebih banyak komisinya daripada mendesain rumah kecil. Tapi biar begitu saya selalu berusaha untuk menyusun layout ruang seefektif mungkin agar kebutuhan ruang terpenuhi meskipun rumah tidak terlalu besar.

Kalau saya punya lahan yang luas, saya pun tetap ingin mendesain sebuah rumah yang kecil. Biar sisa lahannya tetap luas.

Saya suka lahan luas. Anak-anak saya bisa punya tempat bermain yang nyaman di halaman.

Bagaimana dengan anda?